Gresix.com - Info Terkini Seputar Gresik: Covid-19
Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Covid-19. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Oktober 2021

Gresik : LPBI NU Pusat Monitoring Progam Turun langsung kelapangan

Gresix.com - Progam PKMM CBA lanjutan yang berjalan selama 3 Bulan di kabupaten Gresik yaitu di Desa Metatu dan Desa Punduttrate. Sesuai dengan Scedjul progam bahwasanya Setiap tri Wulan / 3 Bulan sekali akan dilaksanakan secara rutin monitoring progam oleh tim Pusat LPBI NU.



Tim Monitoring yang terdiri dari Pengurus LPBI NU Pusat dan Tim Independen. Kegiatan Monitoring yang dilaksanakan pada tanggal 12 - 13 Oktober 2021. Tim monitoring yang tiba di sekretariat Progam Yang berlokasi di Dusun Purworejo Desa Metatu Kec. Benjeng langsung melakukan wawancara dengan Tim lokal Pelaksana Progam dan pengurus Cabang LPBI NU, yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara bersama Tokoh Kunci masyarakat meliputi Pemerintah Desa, Perwakilan Takmir Masjid, Perwakilan RT/RW, Petugas Kesehatan. Wawancara yang dilakukan di 2 Desa (Metatu dan Punduttrate) berjalan dengan lancar, pemerintah Desa Menyampaikan Apresiasi terhadap Program PKMM yang berjalan selama ini.

Ada beberapa Poin Penting yang menjadi Topik utama dalam kegiatan wawancara antara lain apakah program PKMM-cba selama ini sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada, mulai dari sosialisasi Progam, Pendataan Masyarakat dan lain lain. Poin yang kedua adalah apakah selama ini progam PKMM-cba memberikan perubahan perilaku masyarakat.

Setelah melaksanakan wawancara Tim monitoring mensurvey langsung kelapangan kondisi pertabel Handwash dan Spanduk Poster di desa metatu dan Punduttrate.

" Gresik menurut kami itu tidak banyak Komentar di Group Progam, tapi Laporan dan Progam terlaksana dengan baik " sekilas keterangan dari Mas Ubed selaku Tim Monitoring dan juga pengurus LPBI NU Pusat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Gus Basit selaku ketua Pengurus Cabang LPBI NU Gresik.

" Progam PKMM-cba selama ini menurut kami sudah berjalan dengan baik. Sesuai dengan arahan dan ketentuan dari tim Pusat LPBI. persoalan kendala di lapangan saya yakin tim Pelaksana Progam bersama Pokja Bisa mengatasi dan menyelesaikan nya. Karena mereka semuanya sudah terbiasa dengan kegiatan  dilapangan ". Ungkap Gus Basit. 

Kegiatan Monitoring sekaligus Forum Diskusi Group yang dilaksanakan tim pusat bersama Pokja juga diharapkan mendapatkan data secara akurat serta memberikan sumbangsi pengetahuan dan pengalaman selama progam sehingga bisa menjadi pembelajaran untuk progam kedepan nantinya. Pokja yang mengikuti Forum Diskusi begitu sangat antusias mengikuti jalannya diskusi, sehingga diskusi berjalan hingga larut malam.

" Kami menyambut baik hadir nya tim pusat dalam rangka monitoring Progam, ini menjadi Bukti bahwasanya progam berjalan secara profesional bukan asal asalan " ucap Hanif Romadhon selaku relawan Pokja.

Senin, 02 Agustus 2021

Naik Sepeda Motor, Wabup Neng Min Blusukan Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Naik Sepeda Motor, Wabup Neng Min Blusukan Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Gresix.com - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dalam situasi menghadapi pandemi Covid-19 dengan turun langsung menyalurkan bantuan sembako ke rumah-rumah warga di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik pada Minggu sore (1/8/2021).

Sambil mengendarai sepeda motor matic berwarna merah, Wabup Bu Min begitu sapaan akrab Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu bersama rombongan dengan penuh semangat bergerak menyusuri sudut-sudut perkampungan menuju rumah-rumah warga.

Di sepanjang perjalanan, perempuan berkerudung biru tua itu menyapa dan menyempatkan berhenti untuk berbincang singkat dengan warga setempat. Antusiasme besar terlihat dari masyarakat menyambut kehadirannya

Sembari menyalurkan bantuan, Wabup Bu Min juga menanyakan kondisi kesehatan warganya di rumah masing-masing. Dirinya pun mendoakan agar warga desanya senantiasa sehat dan terhindar dari wabah Covid-19.

“Sehat-sehat nggeh ibu-ibu, dijaga prokesnya dengan selalu memakai masker", tuturnya.

Naik Sepeda Motor, Wabup Neng Min Blusukan Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Wabup Bu Min mengatakan, pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos RI) memberikan bantuan berupa sembako bagi warga terdampak Covid-19 selama penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Tak terkecuali di Kabupaten Gresik.

“Jadi, kami mendapat bantuan dari Kementrian Sosial berupa beras dan juga uang tunai dari Baznas yang itu diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19, untuk itu dalam kesempatan ini saya ingin menyalurkan secara langsung ke rumah-rumah warga", ujarnya.

Selain warga terdampak Covid-19, bantuan juga diberikan kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing, para pedagang kaki lima (PKL) dan warga tidak mampu yang belum mendapat bantuan apapun.

“Bantuan ini kita diberikan kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah masing-masing, para pedagang kaki lima (PKL) dan warga tidak mampu yang belum mendapat bantuan apapun, meski tidak banyak setidaknya sedikit meringankan mereka", terangnya.

Tampak pula kehadiran Koordinator Kabupaten (Korkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Gresik Lestari Widodo, dan beberapa tenaga pendamping PKH Kecamatan Bungah. Mereka pun tampak gesit ikut ‘blusukan’ menyusuri gang sempit di Desa Bungah menyusuri rumah-rumah warga.

Yatimah (62), salah satu warga penerima asal Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Gresik mengaku senang mendapat bantuan ini. Sebab sangat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari selama pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah matursuwun Bu Wabup,” ucap Yuk Mah sapaan akrab Yatimah. 

Ia tak menyangka Wakil Bupati Gresik singgah langsung dirumahnya untuk memberikan bantuan sembako tersebut.

“Gak nyangka Bu Wabup datang langsung memberikan bantuan ini, beliau sosok yang sangat peduli warganya,” pungkasnya.

Rabu, 28 Juli 2021

Bantuan Beras Kemensos Mulai Disalurkan kepada 74.648 Keluarga di Gresik

Bantuan Beras Kemensos Mulai Disalurkan kepada 74.648 Keluarga di Gresik

Gresix.com - Bantuan Sosial Beras (BSB) masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai disalurkan di Kabupaten Gresik. Penyaluran bantuan dengan total sebanyak 86.453 ton beras ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kantor Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Selasa (27/7/2021). 


Kepala Dinas Sosial Gresik Sentot Supriyohadi menjelaskan, bantuan yang berasal dari Kementrian Sosial (Kemensos RI) itu akan disalurkan melalui Perum Bulog, masing-masing keluarga penerima akan mendapat bantuan beras sebanyak 10 kilogram dengan jumlah total keluarga penerima se-Gresik sebanyak 74.648 KPM.


"Total bantuannya sebanyak 746.480 kg beras, dan disalurkan kepada 46.167 KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan 28.481 KPM Program Bantuan Sosisal Tunai (BST), dengan total bantuan beras sosial untuk Kabupaten Gresik sebanyak 746.480 kg beras. Masing-masing keluarga penerima bantuan akan mendapat 10 kg beras," katanya.


Dalam kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan dari Kemensos RI sebagai bantalan sosial meringankan beban bagi warga terdampak Covid-19.


"Bantuan ini akan disalurkan bagi KPM khususnya warga terdampak Covid-19, dan kami terus menghimpun dari seluruh elemen sebagai upaya bantalan sosial dan membantu agar meringankan beban warga selama pandemi Covid-19," katanya.


Selama PPKM Darurat, Bupati Gus Yani menambahkan, beragam upaya telah dilakukan Pemkab Gresik untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Di antaranya, mendirikan Posko Darurat Covid-19 Gresik, dengan dibantu sejumlah badan dan lembaga amil zakat (BSZ/LAZ) yang mengelola.

 

“Insya Allah BAZ dan LAZ sudah berjuang selama 3 minggu mengelola posko darurat untuk warga yang sedang isolasi mandiri (isoman), termasuk kebutuhan hazmat dan multivitamin. Hampir semua masyarakat kenal posko darurat," pungkasnya.


Senada disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ia menyatakan bahwa pemerintah sejauh ini terus berupaya maksimal membantu warga terdampak PPKM darurat. Dalam waktu dekat, akan ada tambahan bantuan dari Korps Korpri. Selain itu, dirinya bersama bupati juga akan memberikan gajinya untuk warga terdampak Covid-19.


"Insya Allah dengan jalan kebersamaan, kesulitan bisa disanggah bersama-sama. Kami minta camat, lurah, kades, dan lainnya bekerja sama," jelasnya.


Hadir dalam acara tersebut, Dandim 0817 Letkol Inf. Taufik Ismail, Kepala Disparbud Agustin H. Sinaga, Plt. Asisten I Tursulowanto Harijogi, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara Nur Juliansa Rahman, Camat Kebomas Miftahul Huda, Sekcam Kebomas Zainul Arifin, Camat Gresik Purwanto, Camat Manyar Nadlelah, Ketua Posko Darurat Covid-19 Gresik Zainal Abidin, Koordinator Pendamping PKH Lestari Widodo dan Diana Tri Ningtyas.

Selasa, 27 Juli 2021

Milad ke 46 tahun, MUI Sidayu Ingatkan Bahaya Radikalisme dan Terorisme

mui sidayu

Gresix.com - Ketua MUI Sidayu KH. Moh. Ma'ruf menegaskan pentingnya penanaman ajaran islam yang rahmatan lilalamin, agar faham radikalisme dan terorisme di Indonesia dapat hindari dan tidak diikuti.


"Karena itu penting kita mengetahui bahayanya faham radikalisme dan terorisme", katanya dalam membuka kegiatan Seminar dengan tema Bahaya Radikalisme dan Terorisme yang diadakan oleh Majelis Ulama' Indonesia (MUI) Sidayu di Pendopo Kecamatan Sidayu, pada Selasa (27/7/2021).


Seminar sehari itu menghadirkan nara sumber Ketua PC NU Gresik KH. Chusnan Ali dan Dr. Abdul Chalik, MA selaku Ketua Bidang Dakwah MUI Kabupaten Gresik.


Abdul Chalik dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa sangat berbahaya faham radikalisme dan terorisme karena dapat melemahkan sendi-sendi negara. Dalam ajaran Islam yang benar sebuah keharusan taat pada negara. 


"kelompok radikalisme dan terorisme merupakan golongan yang cenderung memaknai islam tanpa budaya lokal", tambah KH. Chusnan yang juga pernah menjadi Ketua MUI Kab. Gresik. 


Dalam sesi tanya jawab, Ketua GP. Ansor Sidayu Hamam Nasiruddin menyampaikan gagasannya untuk mengantisipasi faham radikalisme dan terorisme bagi generasi muda saat ini yang notabene menguasai media sosial. 


"perlu diagendakan kegiatan pelatihan atau bimbingan bagi pelajar, pemuda untuk aktif di media sosial menyebarluaskan ajaran-ajaran islam yang ramah dan santun", imbuhnya. 


Peserta seminar dalam rangka milad MUI ke 46 tahun itu sekitar tiga puluhan orang, terdiri dari pengurus takmir masjid, remaja masjid, ormas NU serta Muhammadiyah, dan Banom di wilayah Sidayu. (ams)

Minggu, 25 Juli 2021

Menekan Korban Meninggal, Bupati Gresik Tingkatkan Peran Satgas Desa dan Pelayanan Puskesmas

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Aminatul Habibah

Gresix.com - Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani dan Wakil Bupati Aminatul Habibah melakukan kunjungan di posko III darurat covid Kecamatan Sidayu, sekaligus bersilaturrohmi dengan seluruh Kepala Desa di wilayah kerja posko III yakni kecamatan Sidayu, Bungah, Dukun, Ujung pangkah, dan Panceng pada Sabtu (24/7) sore.

Mengawali acara silaturrahim, Camat Sidayu Nuryadi menyampaikan bahwa posko darurat III di Kecamatan Sidayu ini sudah menyalurkan 686 paket sembako dan 210 obat/vitamin untuk warga isoman yang tersebar di 5 kecamatan.

"mewakili masyarakat saya sampaikan sangat berterima kasih dengan hadirnya posko terutama ambulan yang selalu siaga dalam situasi pandemi saat ini", ucapnya.

Bupati Yani dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi pandemi covid, perlu keterlibatan peran desa untuk mengatasi pandemi dan msngurangi resiko korban meninggal pada warga isoman. 

"dimulai dari berdirinya posko darurat bekerjasama dengan baznas serta laz lainnya, selanjutnya dapat dibentuk satgas covid desa dengan menggunakan anggaran dana desa minimal 8%", katanya dihadapan kades yang hadir. 

Bupati milenial ini juga menambahkan dirinya sudah mulai mengurai beban nakes, dalam minggu ini sudah dibuka kembali layanan puskesmas. terdapat 10 titik puskesmas yg akan melayani atau merawat pasien covid dan 5 titik puskesmas melayani persalinan. 

Lanjut, Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Min ini menyampaikan pentingnya sinergitas antara Pemda Gresik dengan Pemdes dalam mengatasi situasi pandemi covid. pihaknya berharap pemdes lebih peduli kepada warganya yang sedang menjalani isoman atau keluarga terdampak covid agar dibantu, diberi sembako, dimasakan, atau yang lainnya.

"silahkan digunakan dana desa itu minimal 8% bisa juga lebih dari itu untuk membantu masyarakat yang terdampat covid-19", tambahnya. (ams)

Senin, 18 Januari 2021

PC LPBINU GRESIK SALURKAN SEMBAKO KE KELUARGA TERPAPAR COVID 19

PC LPBINU GRESIK SALURKAN SEMBAKO KE KELUARGA TERPAPAR COVID 19

Gresix.com - Lembaga Penanggulangan bencana dan perubahan Iklim  (LPBI NU) Hari ini melakukan giat aksi pembagian paket sembako ke 4 Kecamatan yakni Dukun, Bungah, Cerme dan Benjeng (18/1/2021)

Ketua PC LPBINU Gresik Abd Basit mengatakan, tujuan dari giat ini adalah kepedulian kita kepada masyarakat yang sebagian terpapar covid 19." Hal ini menjadi ikhtiar untuk meringankan beban warga yang terpapar covid 19." Ujarnya

Basit menambahkan, 

Kami menyalurkan paket sembako 250 kepada warga yang terpapar covid dengan langsung mengunjungi kerumah masing masing. " Ini juga sudah kita kordinasikan kepada tim LPBINU di 4 kecamatan. " Alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik."Jelas Basit. 

Sekretaris PC LPBI NU Gresik Sholihul Fathoni menjelaskan, Giat sosial ini sebagian dari program LPBINU disamping penanganan kebencanaan iklim perubahan dan lingkungan." Dan Alhamdulillah kita bisa berbagi." Kata Fathoni. 

"Untuk bencana banjir Gresik Selatan kemarin kami juga membuka posko peduli banjir bekerjasama dengan PCNU Dan Lazisnu Gresik. " Alhamdulillah bisa sinergis dengan stekholder yang lain sehingga penanganan Banjir Gresik Selatan baik distribusi sembako dan evakuasi warga bisa tertangani dengan baik." Jelas Toni panggilan akrabnya. (Hoo)

Sabtu, 16 Januari 2021

GP Ansor Driyorejo Adakan MDS Rijalul Ansor Secara Virtual

mds rijalul ansor virtual

Gresix.com - Masa pandemi Covid 19 adalah masa Pembatasan aktivitas Masyarakat. Hal ini menjadi perhatian kita bersama. Dalam rangka untuk membatasi penyebaran pandemi covid 19. Dan kita selalu harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan M3 Memakai masker, rajin cuci tangan dan jaga jarak. 


Hal ini tidak mengurangi Semangat dan khidmah gerakan pemuda Ansor PAC Driyorejo dalam giat Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA). 


Kegiatan ini ditempatkan Di Kantor MWC NU Driyorejo Kabupaten Gresik (15/1/2021)


Ketua pimpinan GP Ansor PAC Driyorejo Sahabat Khusnul Huda mengatakan, MDS RA ini adalah mengawali di tahun baru bulan januari dan masih ditengah pandemi. " Alhamdulillah semangat sahabat Masih tetap tinggi dalam kegiatan MDS RA. 


"Di MDS RA ini kita juga mendoakan Para Masyayikh Ulama' Kiyai, Habaib dan tokoh masyarakat yang Wafat Di bulan januari ini. " Yaa ini adalah bagian khidmah kita pada Kiyai  NU dan NKRI. " Ungkapnya. 


"Selain itu MDS RA ini adalah bagian dari pasukan langit untuk kita berdoa kepada Alloh SWT. Menjadi kekuatan spritual disamping pasukan darat yakni Banser." Tiga pilar inilah Ansor, Banser, dan MDS RA .Menjadi kekuatan Ansor "


Huda menjelaskan, MDS RA ini juga bisa di tayangkan secara Live Di Facebook." Sahabat Ansor bisa menyaksikan." Jelasnya. 


Pada kegiatan MDS RA ini diisi ngaji kitab Sullam Taufiq Yang diasuh oleh Ustad Hanif Azhar dan juga melibatkan Sahabat pengurus Harian GP Ansor PAC Driyorejo. " Pungkasnya. (Syafik Hoo)

Kamis, 10 Desember 2020

LPBI NU Gresik Berbagi Sembako Melalui Progam PKMM Covid 19


Gresix.com - Progam PKMM adalah Progam penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam menghadapi Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh LPBI NU. Progam yang berjalan terhitung mulai bulan Mei 2020 sampai saat ini dinilai cukup membantu warga masyarakat diwilayah progam yaitu Desa Punduttrate dan Desa Metatu. Tahapan demi tahapan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan scedjul tahapan yang sudah ditentukan oleh Tim LPBI NU Pusat. Di bulan Nopember - Desember saat ini berlangsung kegiatan pendistribusian sembako  di seluruh wilayah Progam se - Indonesia salah satunya di Kabupaten Gresik tepatnya di Desa Punduttrate dan Metatu kecamatan Benjeng.


" Distribusi sembako sebenarnya kita target kan dibulan November bisa kita tuntaskan karena mengingat Gresik punya gawe pesta demokrasi, biar tidak terlalu berdekatan dengan Pilkada 9 Desember agar terhindar dari politisasi atau anggapan yang di kait kaitkan dengan politik Pilkada. Akan tetapi karena keterlambatan entri data Berbasis geospasial dan geoteging yang dilakukan oleh teman teman Pokja, sehingga kita bisa distribusi pada hari Minggu, 06 Desember 2020. Dan saya tegaskan lagi, ini tidak ada kaitannya dengan politik Pilkada " ucap Toni selaku Seketaris LPBI NU  Gresik.


Pembagian Bantuan Sembako yang terbatas jumlahnya dan juga bersamaan dengan waktu pilkada tentu banyak tantangan yang dihadapi oleh tim pelaksana antara lain, banya mendapatkan Komplain warga atau kecurigaan Masyarakat, bahkan Prasangka Buruk, Fitnah, Isu politik yang macam macam pasti akan dihadapi oleh tim pelaksana Progam.


" Saya dan teman-teman Pokja jauh sebelumnya sudah memprediksi apa yang akan terjadi saat pendistribusian sembako nantinya. Apalagi ini bersamaan dg politik Pilkada, pasti akan digoreng abis sama pendukung Paslon. Selain itu juga pasti akan di protes warga karena pembagian sembako yang tidak bisa merata. Akan tetapi sedikitpun tidak mengurangi semangat teman teman dalam rangka untuk melaksakan progam, masalah respon dan komentar warga itu sudah biasa, disenyumin aja ". Ucap sahabat Ludfi Selaku pelaksana Progam.


Pendistribusian sembako di Dua Desa yaitu desa metatu dan desa Punduttrate tersebut berjumlah 817 KPM dengan rincian jenis sembako : Beras 5 Kg, gula 1 Kg, Minyak 1 Kg, Telur, Mie Instan, Kecap dan Saos. Warga yang mendapatkan sembako merasa sangat senang sekali dengan bantuan sembako yang sudah diberikan oleh LPBI NU Gresik. Mudah mudahan progam ini bisa membantu masyarakat agar bisa menjadi masyarakat yang tangguh dalam mengahadapi bencana salah satunya bencana wabah virus Covid 19.

Rabu, 11 November 2020

Hari Pahlawan Relawan LPBINU Gresik Pasang Spanduk dan Pamflet Kesehatan

Gresix.com - Momentum Hari pahlawan 10 Nopember 2020 menjadi waktu yang tepat dalam rangka memperingati dan mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam rangka menyelamatkan Negri ini, momentum Hari Pahlawan ini menjadi  spirit dan semangat yang luar biasa buat para relawan peduli kesehatan dan pencegahan Covid 19 yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) progam PKMM Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh LPBI NU Gresik. karena Menyelamatkan Negri ini dari Bebas virus Covid 19 adalah bagian dari pahlawan kesehatan.

Progam Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam menghadapi Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh Tim Lokal LPBI NU bersama kelompok Kerja dimasing masing RW telah melaksanakan Tugas dan tanggungjawab nya sesuai denga kerangka acua kerja yang telah ditentukan oleh tim Pusat. Yang saat ini sudah mulai masuk pada tahapan penyebaran Alat peraga Kampanye kesehatan atau sosialisasi melalui spanduk dan selesaran Pamflet yang dipasang dimasing masing RW.


Pada hari Selasa 10 Nopember 2020 tim Lokal bersama POKJA di Dua Desa yaitu Desa Metatu dan Desa Punduttrate Gresik melakukan Baksos pemasangan Spanduk dan Pamflet di 2 Desa tersebut yang menjadi sasaran wilayah progam, sekaligus juga menjadi momentum peringatan hari Pahlawan.

" Kita memang rencanakan bagaimana momentum Hari Pahlawan ini mempunyai nilai Bersejarah dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat diwilayah Progam PKMM, Minimal kita bisa belajar untuk meneladani perjuangan para pahlawan dengan bersama sama berjuang untuk melawan Virus Covid 19 ". Ucap Sahabat Ludfi selaku kord.bidang pengembangan Progam.

Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh teman teman relawan adalah memasang spanduk di 10 RW di Desa metatu dan Punduttrate dengan total 50 Buah spanduk dan 500 lembar Pamflet.

" Spanduk akan kita pasang di tempat ibadah, tempat pendidikan, tempat kerumunan warga warung dan sebagainya. Sedangkan selebaran pamflet akan kita sebarkan di tempat fasum dan sepanjang jalan perkampungan, hal ini kita harapkan masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan upaya pencegahan virus Covid 19 ". Ucap Cak Solihin salah satu Kordinator relawan.

Rabu, 28 Oktober 2020

Relawan LPBINU Gresik Mengisi Hari Sumpah Pemuda dengan Baksos Pasang Portabel Handwash


Gresix.com - Momentum Hari Sumpah pemuda 28 Oktober 2020 menjadi Spirit dan  semangat yang luar biasa buat para relawan peduli kesehatan dan pencegahan Covid 19 yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) progam PKMM Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh LPBI NU Gresik.


Progam Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam menghadapi Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh Tim Lokal LPBI NU bersama kelompok Kerja dimasing masing RW telah melaksanakan Tugas dan tanggungjawab nya sesuai denga kerangka acua kerja yang telah ditentukan oleh tim Pusat.


Pada hari Rabu 28 Oktober 2020 tim Lokal bersama POKJA di Dua Desa yaitu Desa Metatu dan Desa Punduttrate Gresik melakukan Baksos pemasangan Portabel Handwash di 2 Desa terdebut yang menjadi sasaran wilayah progam, sekaligus juga menjadi momentum peringatan hari Sumpah Pemuda.


" LPBI NU dengan Progam PKMM ini adalah bukti kepedulian Nahdhotul Ulama' terhadap keselamatan dan kesehatan fisik warga dan Masyarakat dimasa Pandemi Covid 19. Jadi Nahdhotul Ulama' itu tidak hanya urusan Tahlilan saja, Sholawatan saja, Istighosah dan manaqiban saja tapi bagaimana NU itu bisa hadir dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat karena NU adalah organisasi Sosial dan Keagamaan. Maka Progam PKMM ini bagaimana mampu mengimplementasikan prinsip daripada Nahdhotul Ulama', sekali berlabuh dua tiga pulau terlampaui ". Pesan Yai Syifaul Qulub mewakili PCNU Gresik pada acara penyerahan Bantuan Portable Handwash beberapa hari kemarin.


Kegiatan baksos pemasangan Portable Handwash yang dilaksanakan sejak pagi jam 06.00 hingga tuntas tersebut mendapatkan respon yang baik dari warga dan tokoh masyarakat.


" Saya berharap pemasangan Portabel Handwash ini bisa bermanfaat kepada warga serta menumbuhkan semangat bersama untuk bergotong royong saling menjaga kesehatan dan kebersihan diwilayahnya masing masing, dengan kita berikan tempat cuci tangan disetiap sudut, fasum dan titik kerumunan mudah mudahan semakin memudahkan warga dan masyarakat untuk sesering mungkin melakukan cuci tangan pake sabun ". Ucap M.Ludfie selaku Pengembang Progam.

 

70 unit Portable yang tersebar di 10 RW Desa metatu dan Punduttrate telah dilakukan pemasangan dengan baik dan bisa langsung difungsikan oleh warga masyarakat, lengkap dengan alat dispenser untuk cairan sabun.


" Kami sangat berterima kasih kepada LPBI NU yang telah memberikan bantuan tempat cuci tangan, semoga bermanfaat untuk warga dan masyarakat ". Ucap Pak Muji selaku Warga Dusun Purworejo Desa Metatu.

Jumat, 23 Oktober 2020

Hari Santri, LPBI PCNU Gresik Distribusi PORTABLE HANDWASH Melalui Progam PKMM

Gresix.com - Progam Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam menghadapi Virus Covid 19 yang dilaksanakan oleh Tim Lokal LPBI NU bersama kelompok Kerja dimasing masing RW telah melaksanakan Tugas dan tanggungjawab nya sesuai denga kerangka acua kerja yang telah ditentukan oleh tim Pusat.


Pada hari Jum'at, 23 Oktober 2020 tim Lokal bersama LPBI PCNU Gresik mendistribusikan Portabel Handwash di Desa Punduttrate dan Desa Metatu yang menjadi sasaran wilayah progam, sekaligus juga menjadi momentum peringatan hari santri Nasional.


Hadir dalam acara tersebut Jajaran Tim Lokal Ahmad Fathoni selaku Kordinator Progam, M.Ludfi Khambali (Bidang Pengembangan Progam), Mbak Harum (Bidang Administrasi Keuangan). Serta Jajaran Pemerintah Desa beserta kepala Desa, Gus Abdul Basit (Ketua LPBI PCNU Gresik) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' yang diwakili Oleh KH.Yusuf Ali dan Dr.KH. Syifaul Qulub, MM. serta juga perwakilan Pokja dari masing masing RW.


"Kami dari LPBINU Gresik sangat berterimah kasih kepada Pemerintah Desa dan warga masyarakat di desa Punduttrate dan Desa Metatu atas kesediaan dan partisipasinya dalam pelaksanaan Program PKMM, Terlebih lagi kami sampaikan kepada kawan kawan Pokja yang masih semangat untuk melaksanakan tugas padahal kita ketahui bersama tidak ada anggaran yang pantas kita berikan kepada teman teman Pokja, hanya pulsa dan operasional untuk Ngopi saja. InsyaAllah dengan niat untuk Berkhidmah kepada Warga dan Nahdhotul Ulama' ini semua akan menjadi barokah dan memberikan manfaat kepada kita semuanya " ucap Gus Basit selaku ketua LPBINU Gresik.


Kegiatan yang dilaksanakan di balai Desa Punduttrate tersebut sekaligus penyerahan secara simbolis portable Handwash dan Thermogun kepada tim Pokja dimasing masing RW. yang akan diberikan secara simbolis oleh perwakilan PCNU Gresik kepada Kepala Desa.


"LPBI NU dengan Progam PKMM ini adalah bukti kepedulian Nahdhotul Ulama' terhadap keselamatan dan kesehatan fisik warga dan Masyarakat dimasa Pandemi Covid 19. Jadi Nahdhotul Ulama' itu tidak hanya urusan Tahlilan saja, Sholawatan saja, Istighosah dan manaqiban saja tapi bagaimana NU itu bisa hadir dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat karena NU adalah organisasi Sosial dan Keagamaan. Maka Progam PKMM ini bagaimana mampu mengimplementasikan prinsip daripada Nahdhotul Ulama', sekali berlabuh dua tiga pulau terlampaui ". Arahan Yai Syifaul Qulub mewakili PCNU Gresik.


Sekitar 50 Orang dari perwakilan Pokja yang ikut menghadiri penyerahan secara simbolis tersebut begitu antusias mendengarkan arahan dan pembinaan yang disampaikan oleh Dr.KH. Syifaul Qulub yang kemudian menyerahkan Portable Handwash secara simbolis kepada kepala Desa Punduttrate. Yang kemudian acara ditutup dengan Doa Bersama yang dipimpin oleh KH.Yusuf Ali selaku pembina LPBINU Gresik.

Jumat, 11 September 2020

Fatayat NU Dukun Aktikan Kembali Senam Sehat untuk Menjaga Imunitas

 


Gresix.com - Aktivitas Normal kembali dengan berjalannya kegiatan sebagai program rutinitas hari ini dilakukan oleh komunitas ibu muda Fatayat PAC Dukun Kabupaten Gresik. 

Kegiatan yang dilakukan Jum'at pagi adalah senam fatayat dan sekaligus membahas program yang merupakan bagian memperkuat organisasi dan Silaturrahim. 

Giat ini dilakukan di Halaman kantor MWC NU Dukun jalan Raya Mojopetung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik (11/9/2020).

Ketua Fatayat NU Dukun Naurah Royyani mengatakan, Program senam dan kesehatan ini sudah berjalan lama akibat pandemi Covid 19 ini kita hampir vakum 5 bulan." Ujarnya. 

Dan Alhamdulillah pagi hari ini kita sudah melaksanakan aktifitas kembali. Disamping kita sudah kangen untuk ketemu lewat darat. "Jelasnya. 

Ditambahkan, Program senam dan kesehatan ini kami juga mengadakan beberapa kegiatan seperti penyuluhan workshop tentang kesehatan bagi ibu muda Fatayat. Mulai proses calon pengantin sampai kesehatan dan kesuburan. " Pungkas Yeni panggilan akrabnya. 

Peserta Senam dan kesehatan ini adalah dari 32 Ranting Fatayat NU sekecamatan Dukun. 

Hal sama disampaikan sekretaris Fatayat NU Dukun Siti Amsaroh dia menuturkan, Giat senam dan kesehatan ini sangat penting untuk menjaga imunitas dari Covid 19."Tuturnya. 

Disamping manfaatnya adalah bisa menjaga kesehatan tubuh agar tetap fresh. Disamping ketemu dengan sahabati fatayat bisa memberikan energi positif karena sudah lama tidak bertemu dalam satu kegiatan. 'Jelas Amsaroh. 

Harapan semoga giat perdana ini bisa mengedukasi dan bisa istiqomah dapat memperkokoh organisasi dan silaturrahim antar sahabati Fatayat NU Ancab Dukun." Imbuhnya. (SYAFIK HOO)

Teknologi

Politik

Sosial