Gresix.com - Info Terkini Seputar Gresik

Jumat, 02 Mei 2025

Kader NU Benjeng Kompak Gelar Apel Kader dan Tanam Pohon di Moment Harlah Ansor Fatayat

gresix.com|Harlah Gerakan Pemuda Ansor yang ke 91 dan Harlah Fatayat NU ke 75 menjadi momentum kebersamaan dan Kekompakan Kader NU kecamatan Benjeng khususNya kader Ansor dan Fatayat NU yang telah sukses menyelenggarakan kolaborasi kegiatan dengan menggelar Apel kebangsaan dan Gerakan Menanam Pohon.

Kegiatan yang dilaksanakan dilapangan Desa Munggugianti tersebut dihadiri oleh Jajaran Pengurus MWCNU Benjeng, Muspika Camat, kapolsek dan Danramil Benjeng, seluruh Badan Otonom, dan tokoh Masyarakat hadir juga DPRD Gresik sekaligus Kader Ansor Sahabat Ainul Yaqin Tirta Saputra, dan Juga Ratusan kader NU kecamatan Benjeng


Apel kebangsaan yang digelar tersebut sekaligus agenda Penanaman Pohon sebagai wujud Kongkrit kepedulian Kader Ansor Dan Fatayat Benjeng terhadap Lingkungan dan penghijauan.

Sahabat Ludfi Khambali selaku ketua PC GP Ansor Gresik hadir menjadi Inspektur Apel, sekaligus Asli Kader yang berasal dari Benjeng sendiri. Beliau menyampaikan beberapa hal dalam kesempatan apel kebangsaan tersebut.

1. Kita harus Bersyukur berkesempatan bisa menjadi bagian dari Jamiyah Nahdhotul Ulama'. Ini adalah Jalan kebaikan kita, dalam jamiyah inilah kita berharap mendapatkan keberkahan dan diakui sebagai santri Hadratus syekh Mbah Hasyim Asyari.

2. Harlah Ansor dan Fatayat ini mengingatkan kepada kita tentang proses sejarah panjang perjuangan Ulama dan Kyai kita dalam Memperjuangkan Agama dan Negara melaluo Organisasi NU, Maka kita sebagai Kader NU Harus Mampu Menjaga Dan Melanjutkan perjuangan para ulama dan kyai kita dengan menjaga dan berjuang didalam Organisasi yang kita Cintai

3. Sebagai Kader NU kita punya tanggung jawab untuk BerKhidmah dan Berkontribusi demi terwujudkan cita cita organisasi. Jangan menjadi Benalu Benalu nya Organisasi, yang hanya bisa nempel dan numpang hidup diorganisasi.

Kegiatan Apel Kebangsaan tersebut ditutup dengan gerakan penanaman Pohon sebagai wujud Kepedulian Kader terhadap Lingkungan. Sahabat Angga Fajar Yulianto selaku Ketua Terpilih PAC GP Ansor Benjeng menjelaskan bahwasanya Kegiatan Apel Kebangsaan Kader NU ini sebagai Bentuk dan sikap Kader NU untuk tetap setia dan Tegak Lurus Kepada NU, kami mengajak kepada seluruh kader NU berikrar dan Berkomitmen bersama untuk memajukan NU di Kecamatan Benjeng. Sahabati Hj. Lilik Afnani selaku ketua Fatayat Benjeng juga menyampaikan rasa kebanggan nya bisa melaksanakan kegiatan Harlah bersama ini sebagai bentuk kekompakan dan kebersamaan sesama kader NU khususnya dikecamatan Benjeng.

Senin, 07 April 2025

Wejangan dan Nasihat Romo Yai Afif Ihyaul Ulum Untuk Kader Gerakan Pemuda Ansor

gresix.com| PC GP Ansor Gresik menggelar Anjangsana Silaturrohim dan Sowan kepada para Ulama dan Umaro di Kabupaten Gresik. Minggu (06/04/2025) .

Ketua PC GP Ansor Gresik M. Ludfi Khambali menjelaskan bahwa kegiatan anjangsana atau silaturahim dan sowan kepada Ulama dan Umaro ini merupakan tradisi kader Ansor Gresik di bulan Syawal. 


"Kegiatan anjangsana atau silaturahim ke tokoh-tokoh nu gresik ini sudah dilaksanakan oleh kader-kader ansor sejak dulu. Sehingga kami harus melestarikannya" Ujar Ludfi. 


Ia juga menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut juga tidak hanya dilaksanakan di tingkat pimpinan cabang. Kegiatan anjangsana/silaturahim ini juga dilakukan oleh kader ditingkatkan masing-masing sesuai wilayahnya. 


Adapun kegiatan anjangsana yang dilaksanakan oleh pimpinan cabang yakni dimulai dari Ponpes Ihya Ulumuddin, Ponpes Sunanul Muhtadin, ketua DPRD, rumah dinas Bupati, rumah dinas wakil bupati, Ponpes darul ihsan dan Ponpes Al Furqon Driyorejo.


Kegiatan Sowan kepada para Ulama dan Kyai tersebut selain bertujuan Silaturrohim juga meminta nasihat dan ngalap Barokah Doa.


Romo KH. Afif Ma' sum Pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum memberikan Wejangan kepada Kader GP. Ansor agar tetap Istiqomah dan Mensyukuri sekecil apapun Nikmat yang kita terima. InsyAllah semuanya ada Hikmahnya. Yai Afif juga memberikan nasihat kepada Pengurus Pimpinan Cabang GP. Ansor agar menjadi pemimpin yang bijaksana, Punya Target dan Tujuan yang terukur serta tidak mudah putus asa.


Selain Sowan kepada Para Ulama dan Para kyai juga silaturrohim kepada para Umaro diantaranya Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Gresik. 


Bupati Gresik H.Fandi Akhmad Yani secara Langsung menemui rombongan Ansor Banser dengan Ngobrol Santai dan Ngopi bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Beliau mengajak kepada Kader Ansor Banser untuk melakukan Gerakan Menanam, Beliau berharap Gresik bisa melakukan Gerakan menanam Sejuta Pohon yang bisa diambil manfaat Buah nya untuk 4 - 5 tahun kedepan. 


Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir Menyampaikan terima kasih atas kehadiran sahabat Ansor yang berkenan singgah dirumah kediamanNya, Beliau berharap Ansor bisa melakukan banyak kegiatan pemberdayaan dengan melakukan Peningkatan Skill dan  kapasitas Kader. Karena tantangan kedepan tidak semakin mudah tapi semakin sulit, sehingga Kader Ansor harus dibekali skill kemampuan yang Cukup ". Ucap Syahrul Munir.

Rabu, 02 April 2025

Sahabat Tirta Gelar Silaturrohim sambung Sedulur dihari Raya Idul Fitri

gresix.com| Momentum idul Fitri 1446 H, menjadi Momentum silaturrohim untuk saling bermaaf-maafan dan juga mempererat hubungan sanak famili keluarga teman dan saudara. Hal tersebut juga dilakukan oleh Relawan Sahabat Tirta dan juga Kader partai kebangkitan bangsa.

Kegiatan yang digelar secara terbuka untuk masyarakat secara umum tersebut dilaksanakan diponpes Al Ma'ruf Desa kedungrukem kecamatan Benjeng, pada hari Rabu 2 April 2025 mulai pukul 14.00 sampai jam 20.00 WIB.

Acara Tersebut dihadiri oleh Ratusan Kader dan juga relawan sahabat Tirta, hadir Elafs Musik dengan 2 Artis muda yang menyambut dan menghibur para relawan yang hadir pada acara silaturrohim dan sambung sedulur sahabat Tirta.

Ainul yaqin Tirta saputra yang bisa dikenal dengan sahabat Tirta menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh kader dan relawan, acara ini sudah lama kami harapkan, bisa berkumpul bersama sebagai ajang Silaturrohim seluruh relawan, sehingga dengan acara kumpul kumpul tersebut kedekatan hubungan kita semua nya bisa semakin kuat dan tetap terjaga selamanya ". Ucap Mas Tirta.

Saya juga mengucapkan minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Benjeng dan balongpanggang khususnya kepada para relawan apabila dalam memberikan Pelayanan ada hal yang kurang maksimal, karena kami juga masih punya keterbatasan, InsyaAllah kami berharap dan ingin sekali memberikan pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat, sehingga hadir nya kami sebagai Anggota DPRD Gresik bisa bermafaat khususnya di Dapil V Benjeng Balongpanggang. " Ucap Mas Tirta.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Bapak Mustakim selaku Panitia Penyelenggara beliau merasa bangga atas kekompakan dan kebersamaan seluruh Relawan yang hadir, InsyaAllah Acara Silaturrohim dan Sambung Sedulur Sahabat Tirta bisa kita agendakan setiap Tahun nya. Semoga Mas Tirta selalu diberikan kemudahan dan kesuksesan sehingga bisa membersamai kita semua khususNya Masyarakat Benjeng dan Balongpanggang.

Acara yang berlangsung sampai jam 8 Malam tersebut juga sangat menghibur tamu yang hadir dengan iringan Elfash Music para kader dan relawan banyak yang menyumbangkan suara emas nya sambil menikmati beberapa menu Makanan yang sudah disiapkan panitia dengan memborong pedagang kaki lima dengan beragam Rombong, ada rombong Sato, Bakso, Tahu Tek dan lain sebagainya. Hal tersebut sengaja dikonsep panitia demikian dengan harapan bisa membantu perekonomian para Penjual makanan terutama dari kalangan kader atau relawan. Salah satu relawan yang hadir Bapak Nur Hasan dari desa Jogodalu menyampaikan terima kasih kepada mas Tirta yang telah memberikan perhatian kepada para kader dan relawannya. Komitmen untuk menjaga tetap hubungan baik kepada para relawan sangat luar biasa sekalipun dengan kesibukan nya beliau sebagai anggota DPRD Gresik masih tetap selalu memperhatikan dan tidak melupakan para relawan nya. Mudah- mudahan sehat suskes selalu untuk Mas Tirta ". Ucap Bapak Nur Hasan.

Sabtu, 29 Maret 2025

Satkorcab Banser Gresik Dirikan Posko Mudik Lebaran

gresix.com| Jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik dirikan posko mudik 2025 bagi masyarakat yang hendak pulang kampung halaman.


Kegiatan kemanusiaan tersebut terletak di jalan Desa Sawo Kecamatan Dukun tepatnya persis di pintu Perbatasan Gresik Lamongan wilayah Utara.


Berkaitan dengan posko mudik ketua PC GP Ansor Gresik, M.Ludfi Khambali  mengatakan, dengan didirikannya posko tersebut agar bisa mempermudah warga yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran dan juga sebagai bentuk peduli terhadap keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Gresik.


" kami ingin membantu pemudik yang membutuhkan tempat istirahat dan informasi Sehingga warga yang hendak mudik dikampung halaman bisa berjalan aman lancar sampai tujuan," katanya.


Sahabat Ludfi juga menjelaskan, personil yang bertugas di posko mudik lebaran terdiri dari seluruh jajaran  pengurus  pimpinan Ansor dan Banser dari semua tingkatan baik  ranting, dan PAC terutama diwilayan sekitar Posko. Dan kami serahkan sepenuhnya  kepada kasatkorcab Banser Gresik Komandan Tarban untuk mengatur Posko Mudik agar berjalan dengan baik.


berkaitan dengan personil penjagaan posko mudik lebaran 2025 PC GP Ansor Gresik, Satkorcab Banser Gresik, Komandan Tarban menjelaskan, dengan dibukanya posko mudik lebaran  semua personil sangat antusias dalam melaksanakan tugas.


“Alhamdulillah Kami dari satkorcab Banser Gresik semua pasukan teritama diwilayan pantura sangat antusias dan dan aktif di setiap kegiatan penjagaan posko mudik lebaran," ujarnya Komandan Tarban.


Dalam penjagaan posko, pengurus juga menyiapkan Minuman kepada para pelintas jalan. Selain itu  petugas juga melayani para pemudik yang singgah di posko untuk beristirahat serta menyediakan buka puasa gratis. “Posko ini akan didirikan sampai H+7.

Selasa, 25 Maret 2025

GP Ansor MengApresiasi Pemerintah Kabupaten Gresik, yg Telah Menggelar Munajat 1.000 Al Ikhlas Malam Selawe

gresix.com| Malam Selawe yang menjadi salah satu tradisi di Kabupaten Gresik selama bulan ramadhan. Kali ini pemerintah kabupaten Gresik menginisiasi untuk melaksanakan kegiatan munajat dengan membaca surat Al Ikhlas 1.000 di malam selawe.


Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik, Pengurus PCNU Gresik, Ketua MUI Kabupaten Gresik, Ketua Ansor Kabupaten Gresik, serta Pengurus Takmir Masjid Jami Sunan Giri. Ribuan masyarakat memadati kawasan masjid untuk mengikuti sholat Isya dan tarawih, yang kemudian dilanjutkan dengan munajat pembacaan 1000 surat Al-Ikhlas.


Dalam sambutannya, Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan penuh khidmat.


“Malam hari ini kita dapat berkumpul di tempat yang mulia, di Masjid Ainul Yaqin yang penuh berkah. Pada malam hari ini kita semua meneladani apa yang dikerjakan oleh para pendahulu kita. Warisan budaya Malam Selawe kita laksanakan di Masjid Jami Ainul Yaqin. Mudah-mudahan ke depan, Malam Selawe tetap istiqomah seperti ini. Dengan niat baik kita semua, doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah. Saya juga berterima kasih kepada seluruh panitia Malam Selawe, mudah-mudahan semua panitia, Yayasan Makam Sunan Giri, serta pemerintahan desa doanya dikabulkan. Gresik semakin sukses, masyarakat semakin sejahtera” ujar Bupati Gresik.


Sahabat Ludfi selaku ketua Ansor Cabang Hadir bersama beberapa Pengurus cabang dan Juga Pimpinan anak Cabang serta Ratusan kader Rijalul Ansor yang di Komando oleh Gus Aos selaku ketua MDS. Rijalul Ansor yang Mengawangi Kegiatan Munajat 1.000 Surat Al Ikhlas Malam Selawe.   Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik menyampaikan Apresiasi  Kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang Telah Menginisiasi Tradisi Malam Selawe dengan Munajat 1.000 Surat Al Ikhlas di Masjid Jami' Giri. Semoga Bisa Istiqomah Setiap Tahun Nya dan Berjalan Lebih Baik lagi untuk KedepanNya " Ucap Sahabat Ludfi


Pada bagian lain malam selawe yang telah menjadi tradisi keagamaan di Gresik, tidak hanya menjadi momentum untuk bermunajat dan beribadah, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan umat. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten Gresik membagikan 3000 porsi nasi kebuli kepada masyarakat yang hadir.


Selain itu, suasana di sepanjang Jalan Sunan Giri semakin semarak dengan kehadiran para pedagang yang menjajakan berbagai kuliner khas dan produk UMKM. Dari makanan tradisional hingga pernak-pernik khas Gresik.


Acara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Suara Gresik ini turut menjadi ajang refleksi spiritual bagi masyarakat. Selain ibadah, momen berbagi 3000 porsi nasi kebuli menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya. Kegiatan ini pun disambut antusias oleh masyarakat yang berharap tradisi Malam Selawe terus dipertahankan dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang.



Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran Forkopimda, PCNU Gresik, MUI Kabupaten Gresik, Ansor Kabupaten Gresik, serta Takmir Masjid Jami Sunan Giri, Malam Selawe diharapkan semakin memperkuat ikatan keagamaan dan sosial masyarakat Gresik. Sebuah tradisi yang tidak hanya memperkaya spiritualitas, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Minggu, 23 Maret 2025

Terkumpul Donasi 168 Juta Dari Kader Ansor se Cabang Gresik Untuk Santunan Yatim dan Dhuafa

gresix.com|Gerakan Ansor Gresik Peduli 1.000 Anak yatim dan fakir miskin yang menjadi Progam pimpinan Cabang di bulan suci Ramadhan, yang mana kegiatan tersebut bersinergi dengan Baznas RI dan Juga pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting yang berjalan sesuai dengan harapan bahkan melebihi target yang direncanakan.


Gerakan Ansor Gresik peduli 1.000 anak yatim dan fakir miskin tersebut bersumber dari donasi kader ansor se cabang Gresik yang di kordinir oleh pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting, berdasarkan informasi data yang dilaporkan ke pimpinan cabang hasil donasi kader ansor se cabang Gresik untuk kegiatan santunan anak yatim dan fakir miskin senilai 168 juta. yang mana kegiatan santunan tersebut di distribusikan ke seluruh PAC dan Ranting se Cabang Gresik, Sekaligus pimpinan cabang juga Menyalurkan Beras kemasan 3 Kiloan sebanyak 3 ton. 

Kegiatan santunan dilaksanakan tanggal 14 - 23 Maret 2025 di masing masing pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting dengan beragam Konsep Kegiatan, antara lain Buka Bersama, Pengajian Nuzul Quran dan kegiatan potong rambut Gratis dan lain sebagainya.

Sahabat Ludfi selaku ketua Cabang GP Ansor Gresik menghadiri Kegiatan santunan yang di laksanakan PAC GP Ansor Benjeng sekaligus menyerahkan secara simbolis Bantuan 3 ton Beras dengan kemasan 3 Kiloan. Dalam sambutan nya beliau menyampaikan bahwasannya rasa kepedulian, saling Membantu dan saling berbagi harus tertanam dalam setiap Jiwa Kader gerakan pemuda Ansor. Sehingga gerakan ansor Gresik peduli Anak yatim dan fakir miskin ini adalah wujud gerakan Secara Nyata Kepedulian kader gerakan Pemuda Ansor Se Cabang Gresik. 

Al Hamdulillah dari Gerakan Donasi Kader, pemuda Ansor Se Cabang Gresik Mampu memberikan Santunan dengan Jumlah 1.500 anak yatim dan fakir miskin dan juga bingkisan beras sebanyak 3 Ton dengan kemasan 3 Kiloan, ini menunjukan kepedulian kader gerakan pemuda Ansor kepada anak yatim dan fakir miskin masih sangat baik " Ucap sahabat Ludfi.

Beliau juga menyingung Persoalan Kemiskinan itu sangat berkaitan dengan Kepedulian Sosial. Kalau semua pihak punya rasa kepedulian saya yaqin kemiskinan itu juga akan mudah untuk teratasi. Pemerintah hadir dengan kebijakannya sebagai wujud kepedulian sosial, Pelaksana Progam sosial juga hadir dengan rasa kepedulian untuk membantu warga masyarakat yang tidak mampu, insyaAllah kalau Semuanya dilakukan dengan rasa peduli, kabupaten Gresik saya yakin akan bebas dari Masyarakat Miskin yang Ektrim.

Kami sampaikan kepada Baznas RI yang telah Bersinergi dengan PC GP  Ansor Gresik sehingga progam santunan anak yatim dan fakir miskin bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan.

InsyaAllah Kedepan Gerakan Pemuda Ansor akan tetap Konsisten dan secara Istiqomah melakukan gerakan sosial untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu.

Selasa, 18 Maret 2025

Di Bulan Ramadhan PC GP ANSOR Gresik Berbagi 3 Ton Beras

gresix.com| Gerakan pemuda Ansor cabang Gresik melaksanakan Giat Berbagi melalui Progam ramadhan Gerakan Ansor Gresik Peduli 1.000 Anak Yatim dan Fakir Miskin. Gerakan Ansor Gresik Peduli ini dilakukan secara kolektif oleh seluruh kader Ansor di semua tingkatan baik pimpinan Ranting, pimpinan anak cabang ataupun pimpinan cabang. Gagasan ini merupakan harapan ketua Cabang sahabat Ludfi Khambali yang disampaikan kepada seluruh pimpinan anak cabang, bahwasannya Ansor Gresik sebenarnya sudah biasa dengan rutinitas berbagi, tapi kurang begitu nampak gerakannya karena belum pernah di Kelola secara kolektif atau digerakkan secara serentak. Padahal kegiatan tersebut kalau bisa digerakkan secara bersama sama maka akan memberikan dampak dan manfaat yang lebih banyak dirasakan manfaatnya.








Sehingga pimpinan cabang dibawah komando sahabat Ludfi mengajak kepada seluruh kader Ansor untuk melakukan Gerakan Ansor Gresik Peduli 1.000 Anak Yatim dan Fakir Miskin yang di laksanakan dimasing masing PAC atau ada juga yang dilaksanakan di Pimpinan Ranting, dari Pimpinan Cabang sendiri ikut berkolaborasi dengan memberikan Beras kemasan 3 Kiloan sebanyak 3 Ton. Sehingga santunan uang bersumber dari donasi kader, cabang memberikan bantuan kemasan Beras 3 kiloan sebanyak seribu paket. Dan kegiatan tersebut dilaksanakan mulai tgl 13 Maret sampai Tgl 23 Maret 2025 secara bergantian.

Pac Dukun mengawali kegiatan santunan sebanyak 100 Anak yatim piatu dan fakir miskin yang dilaksanakan di Gedung MWCNU Dukun.

Sahabat Syahiddin atau Ndan Tarban selaku Kasatkorcab Banser Gresik hadir dilokasi acara mewakili Pimpinan cabang untuk menyerahkan secara simbolis santunan tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa Kegiatan Gerakan Ansor Gresik Peduli 1.000 Anak Yatim dan Fakir Miskin ini adalah Gerakan PC GP. Ansor Gresik yang Perdana dengan persiapan waktu yang cukup singkat, sehingga belum bisa berkontribusi secara maksimal, mudah mudahan Ramadhan tahun depan Ansor Gresik bisa lebih banyak lagi jumlah manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang kurang mampu " Ucap Ndan Tarban.

Hal yang sama juga disampaikan Oleh Sahabat Hanif Romadhon yang ditunjuk sebagai PIC Kegiatan Sosial dibulan suci ramadhan. Beliau menyampaikan Terima kasih kepada seluruh kader Ansor se cabang Gresik atas partisipasi dan kerjasamanya, sehingga Agenda Gerakan Ansor Peduli 1.000 Anak Yatim dan fakir Miskin bisa berjalan denga baik, yang mana closing kegiatan nantinya akan dilaksanakan pada, Hari Minggu, tanggal 23 Maret 2025 di Masjid Al Muhlasin Bulurejo Benjeng, sekaligus sebagai agenda Pamungkas PC GP Ansor Benjeng selama Bulan Suci Ramadhan 1446 H.

Senin, 17 Maret 2025

Gus Aos Ketua Rijalul Ansor Mengajak Kader Ansor Gresik Bersatu dan Kompak

gresix.com|Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik Melaksanakan Agenda Turba dibulan suci Ramadhan, kali ini turba safari ramadhan dilaksanakan di Zona Barat BBCD (Benjeng, Balongpanggang, Cerme, Duduksampean) yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Purworejo Metatu Benjeng. Minggu, 16 Maret 2025 ba'da Sholat Traweh.

Sekalipun kondisi Hujan Lebat disertai Angin tidak menyurutkan semangat Kader Ansor untuk hadir bersama dalam Acara safari Ramadhan PC GP Ansor Gresik.

Hadir dalam agenda tersebut Sahabat Ludfi selaku ketua PC GP Ansor Gresik Beserta Jajaran Pimpinan Cabang yang Lain Ketua MDS Rijalul Ansor, Kastkorcab Banser dan Pegurus Harian Cabang yang lainNya. Serta Ketua PAC se Wilayah Barat dan Ratusan Kader dari masing masing pac benjeng, balongpanggang, cerme dan Duduksampeyan.

Sahabat Kasatkorcab Komandan H. Tarban memberikan sambutan atas nama pimpinan Cabang menyampaikan agar tetap menjaga semangat dalam berkhidmah dalam satu barisan gerakan pemuda Ansor. Banser dan Rijalul Ansor adalah satu kesatuan dengan Ansor. Tidak boleh Keluar dari apa yang telah digariskan oleh gerakan pemuda Ansor. Semangat kebersamaan kita harus tetap terjaga selamanya. Kita patut berbangga dengan sahabat ketua PC Sahabat Ludfi yang begitu Semangat dan luar biasa, beliau keliling 16 Kecamatan dalam rangka merajut kebersamaan dan kekompakan serta membangun semangat Kader. Maka kita sebagai Anggota tentu harus lebih semangat. InsyaAllah Ansor Gresik bisa lebih Maju, sesuai Visi misi Sahabat Ketua PC. Ansor Gresik Maju Bersama, Mandiri dan Berwibawa. " Ucap Sahabat H.Tarban.

Safari Ramadhan zona barat tersebut juga sekaligus Memperingati Nuzulul Qur'an karena bertepatan malam 17 Ramadhan. Ketua MDS Rijalul Ansor atau Gus Aos memberikan Tausiyah dan penguatan kader Ansor, beliau menegaskan bahwasanNya Beroraganisasi di Ansor dan NU adalah melanjutkan tuntunan para wali dan para nabi jadi jangan pernah ada keraguan didalamNya. Karena Tuntunan yang sudah dirumuskan oleh Mbah Hasyim Asya'ari itu sudah sangat Lengkap dan sudah sesuai dengan tuntunan baginda rosulullah Muhamad SAW. Maka kita tinggal menjaga Kebersamaan kita dalam meneruskan perjuangan para kyai dengan para Ulama." Ucap Gus Aos.

Sebagai tambahan informasi bahwasannya kegiatan safari ramadhan PC GP Ansor Gresik zona Barat ini adalah kegiatan safari ramadhan yang ke 3, dan kegiatan safari ramadhan  selanjutnya akan dilaksanakan di Zona Selatan yaitu Zona MDKW (Menganti, Driyorejo, Kedamean, Wringinanom).

Jumat, 14 Maret 2025

Ketua Cabang Ansor Gresik Turba bersama Pengurus Harian di Zona Pantura.

Gresix.com|Momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi Pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik untuk melakukan gerakan Sosial ataupun gerakan Spiritual. Sehingga pasca SK PC GP Ansor Gresik turun menjelang Bulan suci Ramadhan, Ansor Gresik dibawah Komando Sahabat Ludfi melakukan konsolidasi internal organisasi sekaligus mengisi kegiatan dibulan suci ramadhan. Salah satu kegiatan tersebut adalah Safari Ramadhan MDS Rijalul Ansor di 4 Zona, yaitu Zona Utara, Zona tengah, zona barat dan Zona Selatan.

Zona utara adalah zona Sipandu (Sidayu, Pangkah, Panceng, Dukun)

Zona Tengah Adalah Zona BMKG (Bungah, Manyar, Kebomas, Gresik)

Zona Barat Adalah Zona BBCD (Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Duduksampean)

Zona Selatan adalah zona MDKW (Menganti, Driyorejo, Kedamean, Wringinanom).

turba safari ramadhan tersebut dikemas kegiatan keagamaan MDS Rijalul Ansor yang di gawangi oleh Sahabat Ahmad Badrus syarof, Lc. Atau yang akrab dikenal dengan Gus Aos.

Kegiatan Safari Zona Utara atau Zona Sipandu dilaksanakan di Ponpes Sunanul Muhtadin Sidayu pada hari Kamis 13 Maret 2025, yang dihadiri oleh ratusan Kader Ansor dari Zona Sipandu (sidayu Pangkah, Panceng, Dukun). Acara yang di awali dengan lantunan ayat suci Al Quran dan Sholawat nabi tersebut berjalan dengan khidmat. 

Ketua Cabang Ansor Gresik sahabat Ludfi yang hadir secara langsung dalam safari Ramadhan tersebut menyampaikan bahwasanNya Safari Ramadhan MDS rijalul Ansor PC GP Ansor Gresik ini kita laksanakan di 4 Zona sekaligus kita ingin Turba Bersilaturrahim dan Menyapa Kader bersama para jajaran Pimpinan baik dari pimpinan cabang maupun Pimpinan anak Cabang. Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pimpinan Anak Cabang Zona Utara atau Sipandu (Sidayu, Pangkah, panceng, Dukun) yang begitu Kompak dan Luar biasa, semoga ini menjadi semangat Gerakan pemuda ansor Gresik untuk semakin Solid satu Komando satu Barisan untuk melakukan Gerakan yang lebih bermanfaat untuk kedepan nya, salah satu Nya Mensukseskan Agenda Malam Selawe, bagaimana Malam selawe disamping Mampu Menghidupkan Sektor ekonomi dan Umkm juga bagaimana malam selawe bisa menjadi tradisi Spritual bagi Masyarakat Kabupaten Gresik yang hadir ngalap berokah Mbah Giri di malam selawe, maka kami mengajak seluruh kader ansor untuk hadir bersama dalam acara dzikir malam selawe di makam mbah sunan Giri bada sholat traweh ". Ucap Sahabat Ludfi

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Istighosah yang dipimpin langsung Oleh Sahabat H. Ahmad Badrusyarof, Lc. (Gus Aos) sebelum memimpin Istighosah beliau memberikan Tausiyah pentingnya kumpul kumpul untuk saling silaturrohim, kompak dan Bersatu. Karena 4 hal ini menjadi Kunci utama dalam berorganisasi dan juga menjadi ajaran Hadratusyekh Mbah Hasyim Asy'ari.

Ansor Gresik Turba Safari Ramadhan Gelar Rijalul Ansor di 4 Zona

Gresix.com|Momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi Pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik untuk melakukan gerakan Sosial ataupun gerakan Spiritual. Sehingga pasca SK PC GP Ansor Gresik turun menjelang Bulan suci Ramadhan, Ansor Gresik dibawah Komando Sahabat Ludfi melakukan konsolidasi internal organisasi sekaligus mengisi kegiatan dibulan suci ramadhan. Salah satu kegiatan tersebut adalah Safari Ramadhan MDS Rijalul Ansor di 4 Zona, yaitu Zona Utara, Zona tengah, zona barat dan Zona Selatan.

Zona utara adalah zona Sipandu (Sidayu, Pangkah, Panceng, Dukun)

Zona Tengah Adalah Zona BMKG (Bungah, Manyar, Kebomas, Gresik)

Zona Barat Adalah Zona BBCD (Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Duduksampean)

Zona Selatan adalah zona MDKW (Menganti, Driyorejo, Kedamean, Wringinanom).

turba safari ramadhan tersebut dikemas kegiatan keagamaan MDS Rijalul Ansor yang di gawangi oleh Sahabat Ahmad Badrus syarof, Lc. Atau yang akrab dikenal dengan Gus Aos.

Ketua Cabang Ansor sahabat Ludfi menyampaikan bahwasanNya Kegiatan Safari Romadhon ini kita buat berbasis zona, kita berharap masing masing pimpinan anak cabang punya agenda yang sifatnya saling mensuport satu sama lain, terutama diwilayah terdekat masing masing, sehingga ini akan menjadi satu kekuatan kalau kemudian kita sering berkolaborasi untuk saling membantu dan saling menguatkan. Sehingga kegiatan berbasis zona ini menjadi penting untuk dikembangkan kedepan nya " ucap Sahabat ludfi.

Sebagai tambahan informasi bahwasannya jadwal kegiatan Ansor Gresik safari Ramadhan sebagai berikut

1. Zona sipandu 13 Maret 2025 diponpes sunanul Muhtadin Sidayu

2. Zona BMKG 8 Maret 2025 di Langgar KH. Zubair Pekauman Gresik

3. Zona BBCD 16 maret 2025 dimasjid Al Ikhlas Purworejo Metatu Benjeng

4. Zona MDKW 22 Maret 2025 di Masjid Al Mubarok Mojosarirejo Driyorejo


Selasa, 11 Maret 2025

3 Bulan Belum Gajian Bagaimana Nasib PENDAMPING DESA

gresix.com------Bagaimana Nasib pendamping Desa ? Begitulah kira kira pertanyaan yang muncul banyak kalangan, ketika mendengar nasib pendamping desa yang belum mendapatkan kejelasan terkait dengan keberlangsungan Progam sebagai ladang profesi dan pekerjaaan bagi 35.000 Pendamping Desa se Indonesia.

Disisi lain pendamping desa masih berjalan secara aktif Tugas dan diminta laporan kinerja nya tiap bulan sejak bulan Januari 2025. Hal tersebut tentu menjadi sesuatu hal yang sangat memprihatinkan, karena kita ketahui mereka juga menghidupi keluarga anak dan istri yang tentu sangat mengharapkan ada pendapatan bulanan untuk mencukupi kebutuhan nya sehari hari.

Salah satu Pendamping Lokal Desa yang tidak mau disebutkan identitasnya menyampaikan kesedihan nya.

" saya berharap ketidak pastian ini segera ada titik terang nya, profesi saya sebagai Pendamping Lokal Desa selama ini sudah melaksanakan sesuai dengan Petunjuk dan Tugas yang diberikan oleh pimpinam kepada saya, tapi kenapa kok sampai 3 bulan ini belum diberikan Gaji. Padahal gaji bulanan bagi kami sangat berarti karena satu satu nya pendapatan untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya selama ini. Kami mohon kepada Pemerintah, pak Mentri, Pak Presiden untuk memberikan kebijakan dan pengertian nya akan nasih teman teman Pendamping Desa " ungkap PLD 

Semetara kalau kita mengikuti Informasi di beberapa media Pak Yandri selaku mentri Desa juga banyak menuai Pro dan Kontra atas beberapa persoalan cawe cawe Pak Yandri Mentri Desa dalam Pilkada sang istri.

Rabu, 07 Agustus 2024

ManKim Mengabdikan Hidup untuk Kebaikan

Kecamatan  Benjeng, sebuah Kecamatan  yang berada di kabupaten Gresik  Jawa Timur, adalah tempat yang penuh dengan kehidupan religius dan kebersamaan warga. Di antara mereka, ada seorang pemuda yang dikenal sebagai Cak Mustakim, atau lebih akrab dipanggil ManKim. Sebagai salah satu kader terbaik NU di Benjeng, ManKim selalu aktif dalam berbagai kegiatan, baik dalam Banom (Badan Otonom) NU maupun kegiatan sosial lainnya. Kiprahnya tidak hanya diakui oleh warga desa, tetapi juga oleh pengurus NU lainnya.

ManKim dikenal sebagai sosok yang rajin dan berdedikasi. Setiap ada kegiatan di desa, baik itu acara pengajian, tahlilan, maupun kegiatan sosial lainnya, ia selalu hadir dan memberikan kontribusi nyata. Semangatnya yang tinggi dan keikhlasannya dalam berbuat membuatnya menjadi panutan bagi banyak orang.

Suatu hari, saat sedang mempersiapkan acara Lailatul Ijtima', sebuah acara rutin yang diadakan oleh NU untuk mempererat silaturahmi, ManKim bertemu dengan Mas Supriyanto dan Aba Habib. Mereka adalah pengurus Lazisnu di Benjeng yang selalu bekerja sama dalam berbagai kegiatan sosial.

"Assalamu'alaikum, ManKim," sapa Mas Supriyanto dengan senyum hangat. "Bagaimana persiapan untuk Lailatul Ijtima' kali ini?"


"Wa'alaikumsalam, Mas Supri," balas ManKim. "Alhamdulillah, persiapan sudah hampir selesai. Kita tinggal menyiapkan konsumsi untuk tamu undangan dan menata tempat saja."

Aba Habib, yang merupakan ketua Lazisnu, menambahkan, "Semoga acaranya berjalan lancar, seperti biasa. Oh iya, kita juga akan mengadakan santunan untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa setelah acara pengajian. Bagaimana dengan persiapan dana?"

ManKim tersenyum dan menjawab, "Alhamdulillah, dana sudah terkumpul cukup banyak. Terima kasih kepada semua donatur yang telah berkontribusi. Insya Allah, bantuan ini akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan."

Percakapan ini menunjukkan betapa kompaknya ManKim dan tim Lazisnu dalam menyiapkan acara dan kegiatan sosial di Benjeng. Mereka selalu bekerja sama dengan baik dan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Sebagai pengurus Lazisnu, ManKim memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola dana zakat, infaq, dan shodaqoh dari masyarakat. Salah satu program unggulan Lazisnu adalah S3 (Sedekah, Sedino, Sewu), yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

ManKim selalu memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran. Ia sering kali terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan dan memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada yang berhak.

Dalam sebuah musyawarah kecil yang diadakan di sekretariat Lazisnu, ManKim, Mas Supriyanto, dan Aba Habib berdiskusi tentang pengembangan program S3. Mereka membahas cara-cara untuk meningkatkan jumlah donatur dan mengoptimalkan penyaluran bantuan.

"Menurut saya," kata ManKim, "kita perlu lebih aktif dalam sosialisasi program S3 ini. Banyak warga yang belum benar-benar paham tentang pentingnya sedekah dan zakat. Mungkin kita bisa mengadakan penyuluhan atau pengajian khusus tentang ini."

Mas Supriyanto setuju dan menambahkan, "Benar, ManKim. Kita juga bisa bekerja sama dengan Banom lain, seperti Muslimat dan Fatayat, untuk memperluas jangkauan program ini. Mereka punya banyak anggota yang bisa kita ajak untuk berpartisipasi."

Aba Habib, dengan bijak, menutup diskusi, "Baiklah, kita akan coba realisasikan ide ini. Yang terpenting, kita tetap menjaga niat dan keikhlasan kita dalam berbuat. Insya Allah, semua akan berjalan lancar."

Diskusi ini menunjukkan bagaimana Lazisnu di Benjeng selalu berusaha untuk berkembang dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mereka selalu membuka ruang untuk ide-ide baru dan berusaha untuk selalu berinovasi dalam menjalankan program-program sosial.

Namun, seperti halnya dalam setiap perjalanan, tidak selalu mulus. ManKim dan tim Lazisnu sering kali menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Salah satu tantangan terbesar adalah mengumpulkan dana yang cukup untuk menjalankan program-program sosial. Meskipun masyarakat Benjeng cukup dermawan, kadang-kadang sulit untuk mencapai target dana yang diharapkan.

Suatu ketika, ManKim dan Mas Supriyanto tengah berbincang di sekretariat Lazisnu. Mereka membahas tentang kurangnya dana untuk program S3 kali ini.

"ManKim, bagaimana dengan dana yang terkumpul untuk santunan kali ini?" tanya Mas Supriyanto dengan nada khawatir.

ManKim menghela napas sejenak, kemudian menjawab, "Kita masih kekurangan sekitar dua juta rupiah. Saya sudah mencoba menghubungi beberapa donatur tetap, tapi sepertinya mereka juga sedang kesulitan."

Mas Supriyanto terdiam sejenak, memikirkan solusi. "Mungkin kita bisa mengadakan bazaar amal kecil-kecilan. Kita bisa menjual makanan dan minuman, atau barang-barang bekas layak pakai. Setidaknya, itu bisa membantu menutupi kekurangan dana."

ManKim tersenyum mendengar usulan itu. "Ide yang bagus, Mas. Kita bisa mulai mempersiapkannya dari sekarang. Saya yakin banyak warga yang akan mendukung."

Percakapan ini menunjukkan bagaimana ManKim dan timnya selalu mencari cara untuk mengatasi tantangan yang mereka hadapi. Mereka tidak mudah menyerah dan selalu berusaha mencari solusi terbaik.

Selain dalam menghadapi tantangan, kebersamaan juga terlihat dalam setiap musyawarah yang mereka adakan. ManKim, Mas Supriyanto, dan Aba Habib selalu berusaha untuk melibatkan semua anggota dalam setiap pengambilan keputusan. Mereka percaya bahwa setiap anggota memiliki kontribusi yang berharga dan perlu didengarkan.

Selain aktif dalam Lazisnu, ManKim juga terlibat dalam kegiatan ABDI (Anshor Peduli), sebuah program yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, baik itu akibat bencana alam maupun masalah sosial lainnya. Program ini sering kali melibatkan kerja sama dengan Banser, sebuah badan otonom NU yang terkenal dengan kedisiplinan dan semangat juangnya.

Suatu hari, setelah terjadi banjir di salah satu desa di Kecamatan Benjeng, ManKim bersama tim ABDI segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan. Mereka membawa berbagai bantuan, mulai dari makanan, pakaian, hingga perlengkapan mandi. Di lapangan, ManKim berkoordinasi dengan tim Banser untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

"Banser, kita bagi tugas ya," kata ManKim kepada beberapa anggota Banser. "Tim pertama bertugas mendistribusikan makanan, tim kedua untuk pakaian dan perlengkapan mandi. Pastikan semua bantuan sampai ke tangan yang tepat."

Salah satu anggota Banser, Nurhasan, merespon dengan semangat, "Siap, ManKim! Kita akan pastikan semua berjalan lancar."

Di tengah kesibukan tersebut, ManKim juga menyempatkan diri untuk berbicara dengan warga yang terdampak. Ia mendengarkan keluh kesah mereka dan memberikan kata-kata penyemangat.

"Jangan khawatir, Bapak, Ibu," ucap ManKim kepada salah satu warga. "Kami di sini untuk membantu. Insya Allah, semua akan segera membaik."

Percakapan dan tindakan ManKim menunjukkan betapa pedulinya ia terhadap sesama. Ia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dan menjadi pendengar yang baik bagi mereka yang membutuhkan.

Di tengah segala aktivitasnya, ada satu hal yang selalu mengusik hati ManKim. Di setiap kegiatan Fatayat, ManKim selalu bertemu dengan Sahabat Tamara, seorang perempuan yang selalu menarik perhatiannya. Tamara adalah sosok yang aktif dan penuh semangat, selalu berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial. ManKim merasa ada yang istimewa dari Tamara, tetapi ia tidak berani mengungkapkan perasaannya.

Suatu hari, di sebuah acara di desa Munggu, ManKim memutuskan untuk mendekati Tamara. Namun, keringat dingin menghampirinya saat ia hendak berbicara. Akhirnya, ia hanya bisa melihat Tamara dari kejauhan. Hal ini terlihat oleh Sahabat Dewi Sekardadu, yang kemudian memberikan masukan kepada ManKim.

"ManKim, kalau kamu punya perasaan kepada Tamara, sebaiknya kamu segera mengutarakannya. Jangan sampai didahului oleh orang lain," kata Dewi dengan lembut.

ManKim hanya bisa tersenyum kecut. "Aku tidak berani, Dewi. Aku takut dia menolakku."

Dewi mencoba menyemangati ManKim. "Jangan takut, ManKim. Beranilah untuk mengutarakan perasaanmu. Kamu tidak akan tahu jawabannya kalau tidak mencoba."

Namun, nasihat Dewi datang terlambat. Beberapa minggu kemudian, ManKim mendengar kabar bahwa Tamara telah bertunangan dengan orang lain. Kabar ini membuat ManKim kecewa dan merasa bersalah karena tidak berani mengungkapkan perasaannya.

Meskipun merasa kecewa, ManKim tidak menunjukkan perasaannya di depan orang lain. Ia tetap melanjutkan aktivitasnya seperti biasa, tetap aktif membantu di setiap kegiatan Fatayat. Namun, di dalam hatinya, ada rasa kehilangan yang mendalam.

Suatu malam, setelah sebuah kegiatan Fatayat, ManKim duduk sendirian di depan sekretariat Lazisnu. Ia merenung tentang semua yang terjadi, tentang rasa takutnya yang membuatnya kehilangan kesempatan untuk bersama dengan Tamara.

"Apa yang salah denganku?" gumam ManKim kepada dirinya sendiri. "Kenapa aku tidak berani mengungkapkan perasaanku? Mungkin ini sudah takdirku."

Namun, di balik kekecewaannya, ManKim tetap bersyukur atas segala yang telah ia capai. Ia selalu berusaha untuk ikhlas dalam setiap tindakannya dan percaya bahwa semua yang terjadi adalah bagian dari rencana Tuhan.

ManKim selalu menyimpan harapan dan cita-cita untuk masa depan Lazisnu dan masyarakat Benjeng. Ia berharap bahwa program-program yang mereka jalankan bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar.

Dalam sebuah pertemuan kecil dengan Mas Supriyanto dan Aba Habib, ManKim berbagi pandangannya tentang masa depan Lazisnu. Ia berharap bisa memberikan lebih banyak pelatihan keterampilan atau pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.

"Saya ingin Lazisnu tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan pendidikan dan keterampilan. Sehingga, mereka bisa mandiri dan keluar dari kemiskinan," ungkap ManKim dengan semangat.

Mas Supriyanto dan Aba Habib setuju dengan pandangan ManKim. Mereka berencana untuk mencari lebih banyak sumber dana dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan visi tersebut.


Kisah hidup ManKim adalah tentang dedikasi, keikhlasan, dan semangat untuk berbuat kebaikan. Ia telah menjadi contoh baik bagi banyak orang, menunjukkan bahwa hidup adalah perjalanan yang penuh dengan pelajaran dan kesempatan untuk berbuat baik.

Meski hatinya sempat terluka oleh cinta yang tak terungkap, ManKim tetap melangkah dengan penuh semangat. Ia terus berkontribusi pada masyarakat, menunjukkan bahwa kebaikan bisa dilakukan oleh siapa saja, di mana saja. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, termasuk para sahabatnya di Lazisnu, Banser, dan Fatayat.

Bagi ManKim, kehidupan adalah tentang memberi. Ia percaya bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain. Ia selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah dan berusaha ikhlas dalam setiap tindakannya.

Kisah ManKim adalah pelajaran berharga bagi kita semua. Ia mengajarkan bahwa kita harus berani untuk mengungkapkan perasaan kita, berani untuk berbuat baik, dan berani untuk tetap melangkah meskipun menghadapi kekecewaan. Semoga kisah hidup ManKim dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbuat kebaikan dan memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain.

Teknologi

Politik

Sosial